Jumat, 23 Januari 2015

Hukum Ohm

George Simon Ohm melakukan sebuah penelitian untuk mengetahui hubungan antara kuat arus listik yang mengalir di dalam konduktor dengan beda potensialnya. Menurut Ohm “besar arus listrik yang mengalir sebanding dengan beda potensialnya dan berbanding tebalik dengan hambatannya”. Pernyataan tersebut dikenal dengan bunyi hukum Ohm. Hukum Ohm dituliskan :


Dimana :
I adalah arus listrik yang mengalir (Ampere)
V adalah beda potensial atau tegangan listrik (volt)
R adalah hambatan listrik (Ohm)

Hukum Ohm banyak diaplikasikan untuk memperkecil arus yang mengalir di dalam konduktor, untuk memperkecil tegangan listik atau beda potensial maupun untuk menghitung nilai resistansi atau nilai hambatan.
Artikel menarik lainnya :
 http://seputarpendidikan003.blogspot.com/2014/12/hukum-newton-dan-aplikasinya.html
http://seputarpendidikan003.blogspot.com/2014/12/zat-dan-wujudnya.html
http://seputarpendidikan003.blogspot.com/2014/12/cahaya-dan-sifat-sifat-cahaya.html
http://seputarpendidikan003.blogspot.com/2014/12/pemantulan-cahaya-pada-cermin-datar.html  
http://seputarpendidikan003.blogspot.com/2014/12/pembiasan-cahaya-pada-prisma-dan-pada.html
http://seputarpendidikan003.blogspot.com/2014/12/pemantulan-cahaya-pada-cermin-cekung.html
http://seputarpendidikan003.blogspot.com/2014/12/cacat-mata.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar